Loading...
“Islam dibangun di atas lima hal ; bersaksi kalau tak ada sesembahan yang mempunyai hak disembah dengan benar terkecuali Allâh dan Nabi Muhammad yakni utusan Allâh, menegakkan shalat…. ” (HR Bukhâri dan Muslim).

Seorang Muslim tentu telah mengetahui benar kalau sholat yaitu tiang dari dien ini. Oleh karena itu, waktu muadzin mengumandangkan adzan, kelompok muslimin berbarengan mendatangi beberapa tempat tinggal Allâh Ta’ala, mengambil air wudhu, lantas berbaris rapi di belakang imam shalat mereka. Awalilah golongan muslimin terbenam dalam dialog dengan Allâh Ta’ala dan sekian khusyu’ nikmati shalat sampai imam menyampaikan salam. Dan setelah usai, semasing kembali pada aktifitasnya.
Imam Hasan al-Bashri rahimahullâh pernah mengemukakan : “Wahai, anak manusia. Shalat yakni perkara yang dapat menghalangimu dari maksiat dan kemungkaran. Apabila shalat tak menghalangimu dari kemaksiatan dan kemungkaran, jadi dasarnya engkau belum shalat”.
0 komentar:
Posting Komentar